Skip ke Konten

Begini Caranya Bawa Harta Sampai Mati

5 Agustus 2026 oleh
Begini Caranya Bawa Harta Sampai Mati
Wakaf Al Azhar, Tim Website Al-Azhar

Istilah populer "harta nggak dibawa mati" kerap digunakan untuk menyatakan keyakinan bahwa kekayaan materi yang dimiliki seseorang tidak akan terbawa setelah meninggal dunia. Ungkapan ini sekaligus mencerminkan pandangan bahwa kekayaan duniawi tidak memiliki nilai abadi dan tidak akan membawa manfaat dalam kehidupan setelah kematian.

Namun, tidak selalu demikian. Ustaz Khalid Basalamah justru mengingatkan bahwa kita seharusnya membawa harta kita ke akhirat. Menurutnya, para sahabat Nabi Muhammad SAW pun selalu berkata bahwa mereka akan membawa hartanya ke akhirat.

"Untuk apa mengambil hal yang bukan hak kita? Para sahabat jika hartanya sedang banyak, mereka sibuk mengeluarkan. Dan mereka selalu mengatakan, saya akan bawa harta saya ke akhirat," kata Ustaz Khalid Basalamah, seperti dikutip dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadisnya bahwa ada tiga hal yang terus mengalir manfaatnya setelah seseorang meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak salih yang senantiasa mendoakannya. "Sedekah jariyah sama dengan sedang menabung untuk kehidupanmu di akhirat," ujar Ustaz Khalid.

Kisah Pedagang dan Tabungan

Ada sebuah kisah tentang seorang pedagang sukses yang tidak memiliki tabungan, sehingga para temannya heran.

"Apa kamu tidak sayang sama hartamu? Kamu tidak punya tabungan sama sekali, hartamu habiskan semua, apa kamu tidak sayang?" kisah Ustaz Khalid. "Kemudian sang pedagang berkata, justru kamulah yang tidak sayang harta. Kalau kamu meninggal, hartamu akan dibagi-bagi. Tapi saya, karena sangat sayang, saya bawa ke akhirat."

Memang begitulah adanya. Keluarga, rumah, mobil, tabungan, dan segala yang kita miliki di dunia ini tidak akan bisa dibawa ke alam kubur. Maka patutlah kita bersyukur karena Islam selalu mengingatkan kita akan akhirat.

Ustaz Khalid pun mengingatkan bahwa justru di sinilah letak kecerdasan seorang muslim dalam mengelola hartanya.

"Dengan memperbanyak zakat, infak, sedekah, dan wakaf, kita setidaknya sudah mendapatkan timbangan amal di hari kiamat," kata Ustaz Khalid Basalamah. "Kejar akhirat, dunia tetap lakukan yang terbaik, tapi yang halal, nikmati sebatas yang diperbolehkan oleh Allah SWT."

Mau memperpanjang manfaat hartamu? Yuk, wakaf! Pilih program wakafmu di sini

di dalam Artikel Kami
Apakah Wakaf Uang Sama dengan Wakaf Melalui Uang?